<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nurhusain&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://nurhusain.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nurhusain.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2012 01:08:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nurhusain.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Nurhusain&#039;s Blog</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nurhusain.wordpress.com/osd.xml" title="Nurhusain&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nurhusain.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sesatkah Imam Ghazali???</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/08/09/sesatkah-imam-ghazali/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/08/09/sesatkah-imam-ghazali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 07:14:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Zaman Akhir seperti sekarang memang telah menghasilkan orang-orang yang pandai dalam bidang sains namun menyurutkan orang yang pandai dalam bidang agama, tapi, dari seluruh manusia zaman akhir ini, ada yang “mungkin” kemampuannya “melebihi” ulama-ulama salaf, yang dirinya mampu membuat fatwa bahwa kitab sekaliber Ihya’ ‘Ulumuddin karya Imam Ghazali difatwa penuh dengan hadits mungkar (palsu) , [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=67&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Zaman Akhir seperti sekarang memang telah menghasilkan orang-orang yang pandai dalam bidang sains namun menyurutkan orang yang pandai dalam bidang agama, tapi, dari seluruh manusia zaman akhir ini, ada yang “mungkin” kemampuannya “melebihi” ulama-ulama salaf, yang dirinya mampu membuat fatwa bahwa kitab sekaliber Ihya’ ‘Ulumuddin karya Imam Ghazali difatwa penuh dengan hadits mungkar (palsu) , apakah memang demikian??? Bagaimana kualitas orang zaman sekarang (mutaakhirin)apakah sama dengan Imam Ghazali dan Ulama-ulama salaf???</p>
<p>Saudaraku yg kumuliakan,<br />
Imam Ghazali telah sampai ke derajat Hujjatul Islam, sedangkan Hujjatul Islam berarti telah hafal 300.000 (tiga ratus ribu) hadits berikut sanad dan hukum matannya,</p>
<p>Nama lengkap beliau adalah Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Alghazaly Atthuusiy rahimahullah.</p>
<p>Beliau diakui oleh banyak sekali para Hujjatul Islam lainnya, diantaranya Hujjatul Islam Al Imam Ibn Hajar Al Asqalaniy, beliau banyak sekali mengambil ucapan Imam Ghazali pada kitabnya Fathul Baari beliau banyak merujuk fatwa Imam Ghazali dari kitabnya AL Ihya,</p>
<p>Demikian pula Hujjatul Islam AL Imam Nawawi, demikian pula Al Hafidh AL Imam Qurtubiy, AL Hafidh Al Imam Assuyuthiy, (Al Hafidh adalah gelar bagi mereka yg telah hafal 100.000 (seratus ribu hadits) berikut sanad dan hukum matannya,</p>
<p>Kita memaklumi ikhtilaf para Muhaddits, namun jika muncul orang masa kini mengatakan Imam Ghazaliy sesat, hendaknya ia berfikir bagaimana orang mulia ini telah hafal 300 ribu hadits dan dirujuk oleh para hujjatul islam lainnya, hendaknya ia berhati hati, apalagi mereka yg menuduh itu tak hafal satu hadits pun berikut sanad dan hukum matannya,</p>
<p>dan kita beserta sebagian besar para hujjatul islam, para Alhafidh dan para Imam mengakui Imam Ghazali dan kitabnya Ihya, kitab itu tak merujuk orang untuk masuk neraka, namun mengajak orang masuk ke dalam sorga, mengenai hadita haditsnya yg mungkin banyak ditentang, bisa saja jika yg menentang itu tak tahu sanad imam ghazali dalam haditsnya itu, karena ia sangat banyak hafal hadits, dan salah satu kekurangan Imam Ghazali adalah tak mencantumkan sanad jika menulis hadits,</p>
<p>barangkali di zamannya masih banyak para hujjatul islam, namun semakin bertambah zaman maka orang banyak tak lagi mengenal hadits, maka mengatakan hadits itu munkar, karena ia sudah tak tahu sanadnya,</p>
<p>sebagaimana Imam Ahmad bin Hanbal yg hafal 1 juta hadits dg sanad dan hukum matannya, namun Imam Ahmad hanya mampu menuliskan sekitar 20 ribu hadits saja, maka 980.000 hadits lainnya hilang dengan wafatnya Imam Ahmad,</p>
<p>demikian pula Imam Bukhari yg hafal 600 ribu hadits dengan sanad dan hukum matannya, sedangkan Imam Bukhari hanya mampu menuliskan sekitar 7000 hadits pada shahihnya, lalu kemana 593.000 hadits lainnya..??, hilang dengan wafatnya Imam Bukhari,</p>
<p>maka muncullah Ihya ulmuddin yg tak menuliskan sanad haditsnya, maka orang orang yg tak menemukan sanadnya tentunya tak mengenal hadits itu, namun sebagian besar para hujjatul Islam mengakui kebenaran Ghazali.</p>
<p>Mari lah kita berintrospeksi diri jangan terlalu terkesima dengan kepandaian kita mengenai agama dan dengan mudah menuduh ulama-ulama yang telah berjasa atas perkembangan Islam di dunia. Semoga Allah merahmati beliau-beliau semua.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=67&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/08/09/sesatkah-imam-ghazali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbagi pengetahuan tentang ZAKAT</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/08/09/berbagi-pengetahuan-tentang-zakat/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/08/09/berbagi-pengetahuan-tentang-zakat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2010 06:48:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Definisi Secara bahasa, zakat berarti tumbuh berkembang. Secara syariat, zakat adalah istilah untuk harta khusus yang diambil dari harta tertentu berdasarkan pertimbangan tertentu dan disalurkan hanya kepada pihak-pihak tertentu. Lima Jenis Harta Wajib Zakat Zakat diwajibkan kepada 5 (lima) jenis harta orang muslim: (i) Hewan ternak, (ii) Barang berharga, maksudnya adalah emas dan perak, (iii) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=61&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Definisi</strong><br />
Secara bahasa, zakat berarti tumbuh berkembang. Secara syariat, zakat adalah istilah untuk harta khusus yang diambil dari harta tertentu berdasarkan pertimbangan tertentu dan disalurkan hanya kepada pihak-pihak tertentu.</p>
<p><strong>Lima Jenis Harta Wajib Zakat</strong></p>
<p>Zakat diwajibkan kepada 5 (lima) jenis harta orang muslim: (i) Hewan ternak, (ii) Barang berharga, maksudnya adalah emas dan perak, (iii) Tanaman, (iv) Biji-bijian, dan (v) Barang perdagangan. Tentang ke lima jenis harta tersebut akan kami detailkan nanti.</p>
<p>Adapun hewan ternak, maka zakatnya wajib atas 3 (tiga) jenis hewan, yaitu: (i) Unta, (ii) Sapi/kerbau, dan (Kambing). Maka, tidak ada kewajiban zakat atas kuda, budak, dan hewan hasil persilangan antara kambing dengan kijang, misalnya.</p>
<p><strong>Syarat Wajib Zakat</strong></p>
<p>Ada 6 (enam) point persyaratan, yaitu:</p>
<ol>
<li><strong>Islam</strong>, maka tidak wajib zakat atas      orang-orang kafir asli (kafir asli adalah orang yang terlahir sebagai      orang kafir karena kedua orang tuanya kafir dan tidak pernah masuk Islam).      Adapun orang yang murtad, maka yang terbenar dari berbagai pandangan ulama      adalah hartanya mauquf (disita oleh pemerintahan Islam -pent). Jika ia      kembali masuk Islam, maka zakat wajib atasnya, jika ia tetap dalam      kemurtadannya, maka tidak ada kewajiban apapun atasnya.</li>
<li><strong>Merdeka</strong>, maka zakat tidak wajib atas      seorang budak. Adapun seseorang yang memiliki dua status secara bersamaan,      yaitu merdeka dan budak, maka zakat diwajibkan kepada hartanya yang      berstatus merdeka.</li>
<li><strong>Milik sempurna</strong>,      maksudnya adalah dimiliki secara penuh. Maka, kepemilikan yang belum      sempurna tidak wajib zakat, semisal seseorang yang membeli barang, namun      ia belum menerima barang tersebut. Ini selaras dengan qaul qadim-nya Imam      Syafi’iy. Namun qaul jadid-nya Imam Syafi’iy menyatakan tetap wajib zakat      walaupun barang tersebut belum ia terima. (Qaul Jadid atau perkataan baru,      maksudnya adalah semua pandangan dan fatwa Imam Syafi’iy yang dikemukakan      semenjak beliau tinggal Di Mesir hingga akhir hayatnya -pent).</li>
<li><strong>Nishab dan Haul</strong>. Jika      seseorang memiliki sesuatu harta, namun belum mencapai jumlah nishab atau      belum sampai satu tahun (12 bulan), maka tidak ada zakatnya.</li>
<li><strong>Padang bebas</strong>. Ini      khusus hewan ternak. Maksudnya adalah hewan ternak yang digembalakan di      padang bebas atau di hutan yang tidak ada biaya dalam hal tersebut. Hewan      ternak yang demikianlah yang ada kewajiban zakatnya. Maka, jika ada ternak      yang digemukkan di dalam kandangnya dalam hampir sebagian besar waktunya      selama satu tahun, maka tidak ada zakatnya. Namun jika dikandangkan selama      6 bulan atau kurang sedikit dan digembalakan selama 6 bulan, maka tidak      apa-apa jika ia menunaikan zakatnya atau tidak membayarnya.</li>
</ol>
<p><strong>Barang berharga</strong>, maksudnya adalah emas dan perak, akan kami detailkan kemudian. Adapun persyaratan wajib zakat emas dan perak ada 5 point, yaitu:</p>
<ol>
<li>Islam</li>
<li>Merdeka</li>
<li>Milik sempurna</li>
<li>Nishab</li>
<li>Haul</li>
</ol>
<p>Tentang ini, akan kami detailkan kemudian.</p>
<p><strong>Adapun tanaman</strong>, maka yang dimaksud adalah biji-bijian seperti gandum, adas, dan beras. Demikian juga seperti jewawut dan kacang hijau.</p>
<p>Wajibnya zakat atas tanaman, harus menuhi tiga syarat, yaitu:</p>
<ol>
<li>Ditanam oleh manusia, maka jika ia      tumbuh dengan sendirinya, seperti terbawa oleh air atau angin lalu ia      tumbuh di lahan tersebut, maka tidak ada zakatnya.</li>
<li>Berupa biji-bijian yang bisa      disimpan lama. Maka, tanaman yang bukan biji-bijian dan tidak bisa      disimpan, tidak wajib zakat.</li>
<li>Mencapai nishab, yaitu 5 (lima)      wasaq (include zakatnya) dan sudah bersih siap dikonsumsi. Pada sebagian      naskah disebutkan: Harus mencapai 5 wasaq tidak termasuk zakatnya.</li>
</ol>
<p><strong>Adapun buah-buahan</strong>, maka ia wajib zakat atas dua jenis buah, yaitu: (i) kurma dan buah anggur. Syarat wajib zakat atas buah-buahan ada 4 (empat) point adalah:</p>
<ol>
<li>Islam</li>
<li>Merdeka</li>
<li>Milik sempurna</li>
<li>Nishab</li>
</ol>
<p>Maka, kapanpun buah-buahan tidak memenuhi salah satu dari 4 syarat di atas, maka tidak wajib zakat.</p>
<p><strong>Adapun barang dagangan</strong>, maka kewajiban zakatnya ditentukan berdasarkan persyaratan yang berlaku pada zakat barang berharga (emas dan perak) sebagaimana sudah kami sebutkan terdahulu. Dan perdagangan maksudnya adalah mendayagunakan harta, memutar modal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.</p>
<p><strong>Nishab Unta</strong></p>
<ul>
<li>Awal nishab unta adalah 5 ekor,      zakatnya seekor kambing dha’n (kambing yang memiliki bulu lebat/domba      -pent) yang berumur satu tahun dan masuk tahun ke dua, atau kambing yang      berumur dua tahun dan masuk tahun ke tiga.</li>
<li>10 ekor unta, zakatnya dua ekor      kambing</li>
<li>15 ekor unta, zakatnya 3 kambing</li>
<li>20 ekor unta, zakatnya 4 ekor      kambing</li>
<li>25 ekor unta, zakatnya 1 bintu      makhadh</li>
<li>36 ekor unta, zakatnya 1 bintu      labun</li>
<li>46 ekor unta, zakatnya 1 hiqqah</li>
<li>61 ekor unta, zakatnya 1 jadza’ah</li>
<li>76 ekor unta, zakatnya 2 bintu      labun</li>
<li>91 ekor unta, zakatnya 2 hiqqah</li>
<li>121 ekor unta, zakatnya 3 bintu      labun</li>
<li>Dan seterusnya.</li>
</ul>
<p>Ini sangat gamblang, tidak perlu lagi akan penjelasan.<br />
Bintu makhadh adalah unta yang berumur 1 tahun dan masuk tahun ke dua.<br />
Bintu labun adalah unta yang berumur 2 tahun dan masuk tahun ke tiga.<br />
Hiqqah adalah unta yang berumur 3 tahun dan masuk tahun ke empat<br />
Jadza’ah adalah unta yang berumur 4 tahun dan masuk tahun ke lima.<br />
Dan pada setiap kelipatan 40 ekor, setelah 121, zakatnya 1 ekor bintu labun<br />
Dan setiap kelipatan 50 ekor, setelah 121, zakatnya 1 hiqqah. Maka, jika unta 140, zakatnya 2 hiqqah dan 1 bintu labun, dan jika unta 150, zakatnya 3 hiqqah. Demikian.</p>
<p><strong>Nishab Sapi/Kerbau</strong></p>
<ul>
<li>Awal nishab sapi adalah 30 ekor,      maka ia sudah wajib zakat. Pada sebagian naskah, disebutkan zakatnya 1      tabi’, yaitu sapi (jantan) yang berusia 1 tahun dan masuk tahun kedua.      Disebut tabi’ karena pada usia itu ia masih ikut kemanapun induknya pergi.      Namun, jika ia menunaikan zakatnya 1 ekor tabi’ah (betina), sah.</li>
<li>40 ekor sapi, zakatnya 1 musannah,      yaitu yang berusia 2 tahun dan masuk tahun ke 3. Disebut musannah karena pada      usia ini, giginya sudah lengkap. Namun, jika ia menunaikan zakatnya 2 ekor      tabi’ (jantan) maka sah, menurut pandangan yang terbenar dari pandangan      ulama.</li>
<li>120 ekor sapi, zakatnya 3 ekor      musannah (betina) atau 4 ekor tabi’ah (betina).</li>
</ul>
<p><strong>Nishab Kambing</strong></p>
<ul>
<li>Awal nishab untuk kambing adalah      40 ekor, baik berupa dha’n (kambing yang memiliki bulu lebat/domba -pent).      Zakatnya 1 ekor jadza’ah domba (usia 6 bulan) atau kambing biasa yang      berusia 1 tahun.</li>
<li>121 ekor kambing, zakatnya 2      kambing</li>
<li>201 ekor kambing, zakatnya 3      kambing</li>
<li>400 ekor kambing, zakatnya 4      kambing</li>
<li>Dan setiap kelipatan 100, zakatnya      1 ekor kambing. Ini demikian gamblang dan tidak memerlukan penjelasan      lagi.</li>
</ul>
<p><strong>Jika Dua Pemilik Bercampur Dalam Penggembalaan</strong></p>
<p>Jika dua orang berserikat dalam sebuah ternak sebanyak 80 ekor kambing, masing-masing 40 ekor, maka zakatnya 1 ekor. Jika dua orang berserikat dalam sebuah ternak sebanyak 40 ekor kambing, masing-masing 20 ekor, maka zakatnya 1 ekor kambing. Atau jumlahnya tidak sama, seperti dua orang yang berserikat dalam 60 ekor kambing, satu orang memiliki sepertiganya (20 ekor) dan seorang lagi memiliki dua pertiganya (40 ekor). Atau jumlahnya sama atas masing-masing dari dua orang tersebut, seperti 200 ekor kambing, masing-masing memiliki 100 ekor. Kesemuanya, zakatnya dihukumi sebagai satu kesatuan.</p>
<p><strong>Syarat dalam perserikatan ini ada tujuh</strong>, yaitu:</p>
<ol>
<li>Marah waidah. Satu lahan gembalaan</li>
<li>Masrah wahidan. Satu tempat      tinggal ketika di malam hari</li>
<li>Ra’iy wahidan. Digembalakan oleh      satu orang dan satu jenis hewan.</li>
<li>Fihl wahidan. Satu jenis hewan.      Jika beragam, seperti antara domba dan kambing kacang, maka boleh secara      masing-masing.</li>
<li>Syarab wahidan. Satu tempat minum,      baik sumur, sungai, atau danau atau yang lainnya.</li>
<li>Haalib wahidan. Satu dalam pemerah      susunya. Dan ini adalah salah satu dari dua pandangan ulama. Yang      terbenarnya adalah tidak ada syarat harus satu dalam pemerahan susunya.</li>
<li>Maudhi’ul halab. (difatahkan lam).      Dan satu wadah/tempat perahan susu. Imam Nawawi menghikayatkan bahwa halb      (dengan disukunkan lam) artinya adalah nama untuk susu yang sudah diperah.      Para ulama lainnya juga menjelaskan hal yang sama dengan Imam Namawy.</li>
</ol>
<p><strong>Nishab Barang Berharga</strong></p>
<p>Nishab untuk emas adalah 20 mitsqal, dengan standar mitsqal penduduk Mekkah. Zakatnya adalah seperempatnya yaitu sama dengan setengah mitsqal. Dan jika jumlahnya lebih dari 20 mitsqal, walaupun sedikit, maka zakatnya juga seperempatnya (2,5%). (Konversi 20 mitsqal/20 dinar dengan standar sekarang adalah 85 gram emas murni (24K/99% -pent).</p>
<p>Dan nishab untuk perak adalah 200 dirham, zakatnya 2,5%, yaitu sama dengan 5 dirham. Jika lebih dari 200 dinar, walaupun sedikit, maka cara penghitungannya sama, yaitu 2,5%-nya. Tidak ada kewajiban zakat atas maghsyusy, baik emas maupun perak, jika tidak sampai mencapai nishab (Maghsyusy artinya emas atau perak yang tidak murni -pent). Dan tidak wajib zakat atas perhiasan yang diperbolehkan. Adapun perhiasan yang diharamkan, seperti emas pada laki-laki dan yang berjenis kelamin ganda, maka ada zakatnya.</p>
<p><strong>Nishab Tanaman dan Biji-bijian</strong></p>
<p>Nishab untuk tanaman dan biji-bijian adalah 5 wasaq. Lima wasaq sama dengan 1600 ritel Iraq atau Baghdad. Jika jumlahnya lebih dari 5 wasaq maka penghitungannya adalah sesuai dengannya. Dan ritel Baghdad, menurut Imam Nawawi, adalah sama dengan 128 dirham dan 4 saba’. Tanaman dan biji-bijian itu adalah jika diairi dengan air hujan dan air sungai, maka zakatnya adalah sepersepuluhnya (10%). Dan jika pengairannya dengan menggunakan hewan, untuk mengangkut air tersebut dari sungai atau sumur, baik sapi atau unta, maka zakatnya adalah 5 %. (5 wasaq dalam konversi standar kilogram adalah 900 kg atau 9 kwintal, sebab 5 wasaq sama dengan 300 sha’, sedangkan satu sha sama dengan 3 kg -pent).</p>
<p><strong>Nishab Barang Dagangan, Mineral, dan Rikaz</strong></p>
<p>Dan barang dagangan harus dihitung pada akhir tahun (haul), baik mencapai nishab atau belum. Maka, jika ternyata pada akhir tahun, mencapai nishab, ia harus dizakati, dan jika tidak sampai nishab maka tidak dizakati. Zakatnya adalah 2,5%-nya.</p>
<p>Dan Ma’aadin/barang mineral/tambang yang dieksplorasi dari dalam bumi, baik berupa emas atau perak, jika mencapai nishab, maka zakatnya adalah 2,5%-nya pada saat ia diperoleh jika orang yang melakukan eksplorasinya adalah orang yang termasuk wajib zakat (maksudnya adalah muslim -pent).</p>
<p>Ma’aadin adalah bentuk jamak dari ma’dan, yang artinya adalah tempat atau lahan kosong atau lahan milik seseorang dimana Allah menciptakan harta-benda atau barang berharga padanya.</p>
<p>Adapun rikaz, yaitu harta karun peninggalan orang kafir pada zaman dahulu, yaitu keadaan seperti keadaan bangsa Arab sebelum datangnya Islam, seperti tidak tahu akan Allah, Rasul-Nya, dan berbagai syariat Islam, maka rikaz tersebut ada kewajiban zakatnya, yaitu seperlimanya (20 %) dan disalurkan kepada 8 ashnaf, menurut pendapat yang masyhur dari kalangan pada ulama. Sebagian ulama lainnya berpandangan disalurkan kepada mustahiq fai’, sebagaimana disebutkan dalam ayat tentang fai’.</p>
<p><strong>Zakat fithrah</strong></p>
<p>Dan zakat fithri atau zakat fithrah –fithrah artinya asal-muasal penciptaan manusia– diwajibkan dengan tiga hal di dalam Islam. Maka, tidak wajib fithrah atas orang <em>kafir ashliy</em>, kecuali budaknya dan kerabatnya yang muslim. Ditunaikan sejak tenggelamnya matahari di akhir Ramadhan. Maka, pada keadaan ini, ditunaikanlah zakat fithrah walaupun pada orang yang meninggal setelah maghribnya. Namun, bayi yang lahir setelah maghrib pada akhir Ramadhan, tidak wajib zakat. Dan ada sisa kelebihan merupakan syarat zakat fithrah. Sisa kelebihan artinya adalah sisa dari kebutuhan pribadi dan keluarganya serta orang-orang yang wajib ia nafkahi untuk seukuran satu hari satu malam Iedul fithri.</p>
<p>Zakat fithrah ditunaikan atas dirinya dan atas orang-orang yang dalam tanggungannya, dengan syarat muslimin. Maka, seorang muslim tidak diwajibkan untuk menunaikan zakat budaknya, kerabatnya, dan isterinya yang kafir, walaupun mereka adalah orang yang wajib dinafkahinya.</p>
<p>Jika seseorang sudah ditetapkan wajib menunaikan zakat fithrah, maka ia tunaikanlah ia sebanyak 1 sha’ berupa bahan makanan pokok daerahnya. Jika di daerahnya ada beragam bahan makanan pokok, maka gunakanlah yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Jika seseorang tinggal di daerah terpencil yang tidak ada bahan makanan pokok yang berupa biji-bijian, maka zakatnya berupa jenis biji-bijian bahan makanan pokok daerah yang terdekat dengan daerah dimana ia tinggal.</p>
<p>Jika seseorang memiliki bahan makanan pokok, sebagai sisa dari kebutuhan sehari semalam Iedul fithri, namun tidak sampai satu sha’ dan hanya sebagiannya, maka tunaikanlah ia walaupun tidak sampai 1 sha’. Satu sha’ sama dengan 5,35 ritel Iraq. (Jika dikonversikan dengan ukuran kilogram sama dengan 2,5 atau 3 kg -pent).</p>
<p><strong>Mustahiq Zakat</strong></p>
<p>Zakat diberikan kepada mustahiqnya yang berjumlah 8 ashnaf (golongan), sebagaimana Allah sebutkan dalam Al-Qur’an yang mulia. Allah berfirman: <em>Dan sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk fakir, miskin, amil, muallaf, fii riqab, gharim, fii sabilillah, dan ibnu sabil; Sebagai sebuah kewajiban dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.</em> (Q.S. At-Taubah: 60).</p>
<p>Detail ini demikian jelas sehingga tidak perlu saya terangkan lagi, kecuali ashnaf saja:</p>
<ol>
<li>Fakir, dalam topic zakat, adalah      artinya orang yang tidak punya harta sama sekali dan tidak punya      penghasilan untuk membiayai kebutuhan hidupnya. Adapun fakir secara umum      adalah orang yang tidak punya uang di tangan.</li>
<li>Miskin adalah orang yang memiliki      sejumlah harta atau penghasilan untuk membiayai kebutuhan hidupnya, namun      tidak cukup. Misalnya, seseorang yang membutuhkan biaya hidup sehari 10      dirham, namun ia hanya memiliki 7 dirham. Maka, yang demikian adalah      dikategorikan miskin.</li>
<li>Amil adalah orang-orang yang      ditunjuk oleh Imam (Khalifah atau pemimpin) untuk menarik zakat dan      menyalurkannya kepada para mustahiq.</li>
<li>Muallaf, ada 4 kategori,      diantaranya adalah orang yang baru masuk Islam, ruh keislamannya masih      lemah. Maka, ia diberi zakat. Adapun tiga jenis muallaf lainnya sudah kami      sebutkan dalam Al-Mabsuthat.</li>
<li>Fii riqab adalah adalah      budak-budak yang sedang mengadakan perjanjian dengan tuannya untuk      mendapatkan kemerdekaan, secara benar. Adapun jika perjanjiannya secara      tidak benar/bathil, maka tidak berhak mendapatkan zakat.</li>
<li>Gharim, maka ia ada 3 jenis: (i)      Seseorang yang berhutang untuk meredam fitnah antara dua kelompok muslimin      tentang seseorang yang terbunuh namun belum diketahui siapa pelakunya. Ia      berhutang dengan tujuan tersebut, maka ia diberi dana zakat dari hak      gharim. Adapun dua jenis gharim lainnya sudah kami sebutkan dalam      Al-Mabsuthat.</li>
<li>Fii sabilillah, maka maksudnya      adalah perang, dimana ia ikut berperang karena keinginan dirinya sendiri,      dan bukan termasuk orang-orang yang ditanggung kebutuhan hidupnya.</li>
<li>Ibnu sabil, maka maksudnya adalah      orang yang hendak bepergian dari daerah dimana zakat itu diambil atau ia      sedang melakukan perjalanan di negerinya. Dan syarat seseorang ibnu sabil      memperoleh zakat adalah (i) membutuhkan, (ii) safarnya bukan berupa      maksiat kepada Allah.</li>
</ol>
<p>Dan juga, zakat diberikan kepada orang-orang yang termasuk ke dalam salah satu ashnaf tersebut, walaupun tidak 8 ashnaf seluruhnya. Sebab, terkadang sebagian ashnaf tidak ada. Jika seluruh ashnaf tidak ada, maka harta zakat tersebut disimpan hingga ada mustahiq zakat di waktu mendatang.</p>
<p>Dan tidak boleh menyalurkan harta zakat hanya kepada orang kurang dari 3 orang pada setiap jenis mustahiq, kecuali amil. Sebab, amil boleh hanya berupa seorang saja, jika ternyata sudah cukup. Dan jika zakat hanya disalurkan kepada 2 orang pada setiap jenis ashnafnya, maka orang ketiganya dihutangkan.</p>
<p>Ada lima golongan yang haram menerima zakat, yaitu: (i) Orang kaya, baik karena hartanya atau pekerjaannya, (ii) Budak, (iii) Bani Hasyim, (iv) Bani Muththalib, baik dilarang dari menerima seperlima dari hak khumus atau bukan, dan hanya dibolehkan mengambil dari harta shadaqah, berdasarkan pendapat yang masyhur dari para ulama. (v) Orang kafir. Orang kafir tidak berhak mendapatkan zakat. Dan pada sebagian naskah disebutkan juga, dan orang-orang yang ada dalam tanggungan pezakat, maka ia haram menerima zakatnya dengan alasan mereka fakir atau miskin, namun boleh diberi zakat jika mereka ikut perang (jihad) atau termasuk gharim.***</p>
<p>Sumber : <em>Kitab Fathul Qarib Al-Mujib,</em><br />
Al-Allamah Abu Abdillah Muhammad ibn Qasim Al-Ghaziy Al-Syafi’iy</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=61&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/08/09/berbagi-pengetahuan-tentang-zakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayo, kita bersatu&#8230;!!!</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/15/ayo-kita-bersatu/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/15/ayo-kita-bersatu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 03:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Falasifah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Umat Islam di Indonesia ini sudah lengkap; Dalam hal Rububiyyah kita mengenal Nahdlatul &#8216;Ulama dengan ke-Istiqamahannya memegang Fiqh Madzahibul Arba&#8217;ah Dalam hal Tarbiyyah kita mengenal Muhammadiyah dengan banyak Sekolah, Universitas, dan banyak Amal Usaha lainnya Dalam hal Dakwah kita mengenal Jama&#8217;ah Tabligh yang senantiasa menyeru dengan sabarnya Dalam hal Siyasah kita mengenal Hizbut Tahrir dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=58&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Umat Islam di Indonesia ini sudah lengkap;</p>
<ul>
<li>Dalam hal Rububiyyah kita mengenal Nahdlatul &#8216;Ulama dengan ke-Istiqamahannya memegang Fiqh Madzahibul Arba&#8217;ah</li>
<li>Dalam hal Tarbiyyah kita mengenal Muhammadiyah dengan banyak Sekolah, Universitas, dan banyak Amal Usaha lainnya</li>
<li>Dalam hal Dakwah kita mengenal Jama&#8217;ah Tabligh yang senantiasa menyeru dengan sabarnya</li>
<li>Dalam hal Siyasah kita mengenal Hizbut Tahrir dan PKS dengan segala aksi-aksinya</li>
<li>Dalam hal Pemurnian Aqidah kita mengenal Salafi dengan seruannya menebarkan As Sunnah</li>
</ul>
<p>Namun itu semua tidak ada apa-apanya dibandingkan kaum kafir yang senantiasa menggerogoti umat Islam,</p>
<ul>
<li><span style="background-color:#ffffff;">Apakah kita hanya berpangku tangan melihat saudara kita yang tiap hari diupayakan dimurtadkan???</span></li>
<li><span style="background-color:#ffffff;">Apakah kita senantiasa berdebat, mengkafirkan, berselisih paham tanpa melihat saudara muslim lainnya yang kelaparan dan dibayang-bayangi teror pemurtadan???</span></li>
<li><span style="background-color:#ffffff;">Apakah seperti ini Umat Islam yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW??</span></li>
</ul>
<p>Sungguh!!!</p>
<p>Islam Rusak bukan karena Agama Islam yang Jelek , namun karena kelakuan beberapa pengikutnya yang merusak Islam itu sendiri.</p>
<p>Satu yang harus diingat, Islam mungkin pada suatu waktu dapat terhapus dari bumi Indonesia , tapi tidak mungkin Islam lenyap dari Dunia!!!</p>
<p>Tapi, apa kita menunggu sampai Islam Lenyap baru kita sadar???</p>
<p>Satu yang kita bersama inginkan satu Islam, dalam satu Panji <strong><em>La ilaha illallah , Muhammadar Rasulullah, </em><span style="font-weight:normal;">saya sebagai pemeluk agama Islam walaupun saya bukanlah seorang Kyai, Ustadz, atau apalah namanya, saya memohon, marilah saudaraku tinggalkan perbedaan pendapat diantara kita, ubah perbedaan tersebut sebagai rahmat, jika memang tidak bisa bertemu antar pendapat-pendapat tersebut, kembalilah ke kalimat:</span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Lana A&#8217;maluna wa Lakum A&#8217;malukum</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="font-weight:normal;"><em>Bagiku amalanku dan bagimu amalanmu (ALQUR&#8217;ANUL KARIIM 28:55)</em></span></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><span style="font-weight:normal;">Dengan bersatunya Islam ; </span></strong></p>
<ul>
<li><span style="background-color:#ffffff;"><strong><span style="font-weight:normal;">Mari kita gapai kembali kejayaan Islam seperti dulu Islam menguasai 1/3 Dunia  dan sepanjang 12 Abad, bandingkan dengan barat yang belum sampai 3 abad menguasai dunia.</span></strong></span></li>
<li>Kita gapai kembali semua ilmu pengetahuan yang terserap ke barat</li>
<li>Kita gapai lagi kualitas Ulama pendahulu, selain sebagai Hafidz, Ahli Fiqh, juga sebagai Astronom, Fisikawan, Matematikawn, Kimiawan, Biologiwan dan lain sebagainya</li>
</ul>
<p>Insya Allah, kita akan dapatkan kembali Zaman Keemasan Islam ke dua sebelum kiamat , sesuai dengan sabda Nabi, dan nampaknya tanda-tanda tersebut mulai digenapi.</p>
<p>Mari ambil bagian dari kebangkitan Islam ke dua!!!</p>
<p>Bersatulah semua Muslim, Allah Bersama kita&#8230;!!!</p>
<p>Shollu &#8216;Ala Muhammad&#8230;!!!</p>
<p><strong><span style="font-weight:normal;"><em><br />
</em></span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=58&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/15/ayo-kita-bersatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayat-ayat Alkitab yang Mustahil dipraktekkan..</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/14/ayat-ayat-alkitab-yang-mustahil-dipraktekkan/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/14/ayat-ayat-alkitab-yang-mustahil-dipraktekkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 14:26:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kristologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Tujuan kitab suci diturunkan adalah agar bisa di amalkan oleh pemeluk-pemeluknya, tapi apakah ayat-ayat berikut dapat dipraktekkan???? 1. Hukum Sabat Hari Sabat (sabtu) adalah hari tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=55&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tujuan kitab suci diturunkan adalah <strong>agar bisa di amalkan oleh pemeluk-pemeluknya</strong>, tapi apakah ayat-ayat berikut dapat dipraktekkan????</p>
<p><strong>1. Hukum Sabat </strong></p>
<p><em>Hari Sabat (sabtu) adalah hari tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukunm mati (Keluaran 20:8-11, 31:15, 35:2-3). Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modern. Siapa yang sanggup mengamalkan? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat?</em></p>
<p><strong>2. Bunuh orang kafir dan musyrik !! (Ulangan 13:6-9) </strong></p>
<p><em>Ayat ini memerintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.</em></p>
<p><strong>3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19:19) </strong></p>
<p><em>Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.<br />
</em><br />
<strong>4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:-29)</strong></p>
<p><em>Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.</em></p>
<p><strong>5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matius l8:8-9) </strong></p>
<p><em>Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.<br />
</em><br />
<strong>6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5:39-44) </strong></p>
<p><em>Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.<br />
</em><br />
<strong>7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6:27-29) </strong></p>
<p><em>Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.<br />
</em><br />
<strong>8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam perjalanan (Matius 10:9-10) </strong></p>
<p><em>Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.</em></p>
<p>Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Qur&#8217;an kepada Nabi Muhammad SAW kepada kita, umat Islam&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=55&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/14/ayat-ayat-alkitab-yang-mustahil-dipraktekkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Ngitung arah Kiblat..</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/12/cara-ngitung-arah-kiblat/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/12/cara-ngitung-arah-kiblat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 10:10:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Mengingat bahwa setiap titik di permukaan bumi ini berada dipermukaan bola bumi maka perhitungan arah qiblat dilakukan dengan Ilmu Ukur Segitiga Bola (Spherical Trigonometri). Demi ketelitian dalam penghitungan yang dilakukan, maka sebaiknya hitungan dilakukan dengan alat bantu saja. Untuk penghitungan arah Qiblat ada tiga buat titik yang diperlukan Titik A, terletak di ka’bah (ф = [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=52&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengingat bahwa setiap titik di permukaan bumi ini berada dipermukaan bola bumi maka perhitungan arah qiblat dilakukan dengan Ilmu Ukur Segitiga Bola (Spherical Trigonometri). Demi ketelitian dalam penghitungan yang dilakukan, maka sebaiknya hitungan dilakukan dengan alat bantu saja.</p>
<p>Untuk penghitungan arah Qiblat ada tiga buat titik yang diperlukan</p>
<ol>
<li>Titik A, terletak di ka’bah (ф = +21<sup>0</sup>25’ [LU] dan λ = 39<sup>0</sup>50’ [BT])</li>
<li>Titik B, terletak dilokasi yang akan dihitung arah kiblatnya</li>
<li>Titik C, terletak di titik kutub utara</li>
</ol>
<p>Titik A, dan titik C adalah tidak berubah, sedangan titik B senantiasa berubah seiring dengan berubahnya tempat yang akan diukur.</p>
<p>Bila ketiga titik tersebut dihubungkan dengan garis lengkung maka terjadilah segitiga bola ABC. Dimana titik A adalah posisi Ka’bah, titik B adalah posisis kota yang bersangutan (contoh nya yogyakarta; ф = -7<sup>0</sup>48’ [LU] dan λ = 110<sup>0</sup>21’ [BT]) , dan titik C adalah kutub utara</p>
<p>Ketiga sisi segi tiga ABC tersebut diberi nama dengan huruf kecil dengan nama sudut di depannya sehingga:</p>
<ul>
<li>Sisi BC disebut sisi a, karena didepan sudut A</li>
<li>Sisi AC disebut sisi b, karena didepan sudut B</li>
<li>Sisi AB disebut sisi c, karena didepan sudut C</li>
</ul>
<p>Dengan perjanjian tersebut dapatlah kita ketahui bahwa yang dimaksud dengan perhitungan Qiblat adalah <em>suatu perhitungan untuk mengetahui seberapa besar nilai sudut B yakni sudut yang diapit oleh sisi a dan sisi c</em></p>
<p>Perhitungannya sendiri dapat dilakuklan dengan menerapkan rumus;</p>
<p>cot <em>B = ((sin a cot b)/sin C)-cos a cot C</em></p>
<p>Rumus diatas memerlukan tiga unsur, yaitu:</p>
<ul>
<li>“a” adalah jarak antara titik kutub utara dampai garis lintang yang melewati tempat / kota yang dihitung arah qiblatnya, dapat dirumuskan</li>
</ul>
<p>a = 90<sup>0</sup> – ф kota yang bersangkutan</p>
<ul>
<li>“b” adalah jarak antara titik kutub utara hingga garis lintang yang melewati ka’bah (ф = 21<sup>0</sup> 25’), sehingga dapat dirumuskan:</li>
</ul>
<p>b = 90<sup>0</sup> – 21<sup>0</sup>25’</p>
<ul>
<li>“C” adalah jarak bujur atau <em>Fadhlut Thulain</em> , yakni jarak antara bujur tempat yang dihitung arah kiblatnya dengan bujur ka’bah sehingga:
<ul>
<li>Jika λ = 00<sup>0</sup> 00’ s/d 39<sup>0</sup> 50’ BT maka C = 39<sup>0</sup>50’ – λ</li>
<li>Jika λ = 39<sup>0</sup> 50’ s/d 180<sup>0</sup>00’ BT maka C =  λ &#8211; 39<sup>0</sup>50’</li>
<li>Jika λ = 00<sup>0</sup> 00’ s/d 140<sup>0</sup> 10’ BB maka C = λ + 39<sup>0</sup>50’</li>
<li>Jika λ = 140<sup>0</sup> 10’ s/d 180<sup>0</sup> 00’ BB maka C = 39<sup>0</sup>50’ – λ</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>Sebagai contoh, misalnya menghitung arah qiblat untuk yogyakarta.</p>
<p>Data :</p>
<ol>
<li>Ka’bah -&gt; lintang  = 21<sup>0</sup>25’ [LU]</li>
</ol>
<p>Bujur     = 39<sup>0</sup>50’ [BT]</p>
<ol>
<li>Yogyakarta -&gt; lintang  = -07<sup>0</sup>48’ [LS]</li>
</ol>
<p>Bujur     = 110<sup>0</sup>21’ [BT]</p>
<p>Unsur:</p>
<ol>
<li>a = 90<sup>0</sup> –(-07<sup>0</sup>48’)      = 97<sup>0</sup>48’</li>
<li>b = 90<sup>0</sup> –21<sup>0</sup>25’          = 68<sup>0</sup>35’</li>
<li>C = 110<sup>0</sup>21’-39<sup>0</sup>50’    = 70<sup>0</sup>31’</li>
</ol>
<p>Perhitungan</p>
<p>cot <em>B = ((sin a cot b)/sin C)-cos a cot C</em></p>
<p><em><em>cot</em> B = ((sin </em>97<sup>0</sup>48’ cot 68<sup>0</sup>35’)/sin 70<sup>0</sup>31’)- cos 97<sup>0</sup>48’ cot 70<sup>0</sup>31’</p>
<p>= 0.460220813</p>
<p>B = 65<sup>0</sup>17’13,66’’</p>
<p>Dengan perhitungan diatas , dapatlah diketahui bahwa arah qiblat kota Yogyakarta adalah 65<sup>0</sup>17’13,66’’ dari titik utara (sejati) ke arah Barat. Atau 24<sup>0</sup>42’46.34’’ dari titik Barat kearah utara</p>
<p>(sumber : ilmu Falak- M Khazin, Rukyatul Hilal Indonesia)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=52&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/12/cara-ngitung-arah-kiblat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang berminat ma Hadist, baca ini dulu&#8230;</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/11/48/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/11/48/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 12:25:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadits]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Jumhurul Muhadditsin (mayoritas ulama hadits), hadits adalah segala sesuatu yang disandarkan kepada Rasulullah SAW baik berupa qauli (perkataan), fi’li (perbuatan), taqriri (pengakuan) dan hammi (sifat, keadaan, hasrat) Rawi adalah seorang yang meriwayatkan atau menuliskan yang pernah didengar dan diterima dari orang lain atau gurunya. Sanad adalah mata rantai periwayatan atas materi hadits (matan hadits) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=48&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut Jumhurul Muhadditsin (mayoritas ulama hadits), hadits adalah segala sesuatu yang disandarkan kepada Rasulullah SAW baik berupa qauli (perkataan), fi’li (perbuatan), taqriri (pengakuan) dan hammi (sifat, keadaan, hasrat)</p>
<p><strong>Rawi</strong> adalah seorang yang meriwayatkan atau menuliskan yang pernah didengar dan diterima dari orang lain atau gurunya.</p>
<p><strong>Sanad</strong> adalah mata rantai periwayatan atas materi hadits (matan hadits) dari rawi terakhir berkesinambungan dengan rawi-rawi sebelumnya sampai sahabat dan berakhir kepada Rasulullah SAW.</p>
<p><strong>Isnad</strong> adalah mencantumkan sanad dalam meriwayatkan hadits yang dilakukan oleh rawi teraakhir</p>
<p><strong>Musnid</strong> adalah rawi terakhir yang mencantumkan sanad dalam meriwayatkan hadits</p>
<p>PEMBAGIAN HADITS MENURUT  JUMLAH RAWI</p>
<p>1. HADITS MUTAWATIR</p>
<ul>
<li>Hadits hasil tanggapan dari panca indera yang diriwayatkan oleh sejumlah besar rawi baik pada generasi sahabat, generasi tabi’in , generasi tabi’it tabi’in dan seterusnya sampai rawi terakhir, yang mustahil mereka berkumpul, bersepakat berbuat bohong atas hadits tersebut.</li>
<li>Syarat;
<ul>
<li>Pewartaan yang disampaikan oleh rawi-rawitersebut harus berdasarkan tanggapan pancaindra, harus di saksikan sendiri</li>
<li>Jumlah rawinya mencapai ketentuan-ketentuan yang tidak mungkin mereka bersepakat untuk berbohong</li>
<li>Keseimbangan jumlah diantara rawi-rawi dalam thabaqoh (lapisan) pertama dengan jumlah rawi-rawi pada thabaqoh ( lapisan ) selanjutnya.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>2. HADITS AHAD</p>
<ul>
<li>Hadits yang tidak mencapai tingkat mutawatir.</li>
</ul>
<p>PEMBAGIAN HADITS MENURUT KUALITASNYA SECARA UMUM (secara khusus dibagi menjadi lebih banyak lagi)</p>
<p>1. HADITS SAHIH</p>
<ul>
<li>Ialah hadits yang diriwayatkan oleh rawi yang adil , dlabith, sanadnya muttashil (bersambung), tidak ber ‘illat (bercacat) dan tidak syadz (janggal)</li>
<li>Menurutbeberapa definisi sari ulama ahli hadits dapat disimpulkan bahwa:
<ul>
<li><em>Adil</em> adalah Muslim, mukallaf, tidak fasiq, selalu taat , menjauhi maksiyat termasuk dosa-dosa kecil yanh dapat merusak agama, berakhlaqul karimah, menjaga muru’ah (keperwiraan) seperti tidak makan minum dijalan, tidak bergurau berlebihan , dll</li>
<li><em>Dlabith</em> adalah orang yang kuat ingatannya, dari sejak menerima hadits hingga menyampaikannya kepada orang lain dan sanggup mengeluarkan ingatannya itu kapan dan dimana saja dia kehendaki.</li>
<li><em>Sanadnya Muttashil</em> artinya sanad yang bersambung , tiap rawi bertemu dan menerima langsung dari gurunya atau rawi lain yang memberinya.</li>
<li><em>Tidak ber’illat</em> adalah tidak cacat yangdapat menodai kesahihan hadits  seperti meriwayatkan hadits tanpa sanad yang jelas</li>
<li><em>Tidak syadz</em> artinya tidak terdapat kejanggalan dalam periwayatan hadits seperti adanya perlawanan antara hadits yang diriwayatkan oleh rawi yang maqbul (yang dapat diterima periwayatannya) dengan hadits yang diriwayatkan oleh rawi yang lebih rajih (unggul) dusebabkan banyaknya sanad dan rawinya lebih dlabith atau adanya keunggulan lain.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>2. HADITS HASAN</p>
<ul>
<li>Menutut jumhurul  Muhadditsin (mayoritas ulama hadits) hadits hasan adalah hadits yang diriwayatan oleh seorang adil, qaliludl dlabthi (tidak begitu kuat ingatannya), sanadnya muttashil, tidak ber ‘illat dan tdak syadz. Perbedaan hadits sahih dan hasan adalah pada kuat lemahnya ingatan rawi.</li>
</ul>
<p>3. HADITS DLA’IF</p>
<ul>
<li>Adalah salah satu atau lebih syarat dari hadits hasan yang terlanggar.</li>
</ul>
<p>TINGKAT KEHUJJAHAN HADITS</p>
<ul>
<li>Hadits Mutawatir mempunyai kedudukan yang tinggi dan wajib diterima sebagai hujjah (dalil) , karena menunjukkan sifat yaqin dan qath’I.</li>
<li>Menurut para muhadditsin hadits shahih dan hasan pada dasarnya adalah hadits maqbul (  memiliki sifat-sifat yang diterima sebagai hujjah)</li>
</ul>
<ul>
<li> Hadits dla’if pada dasarnya adalah hadits yang mardud artinya tidak dapat diterima untuk hujjah, namun <strong>ada hadits dla’if yang dapat diterima</strong> karena memenuhi persyaratan tertentu, atau untuk menjelaskan fadla’ilul a’mal (keutamaan beramal) dan cerita-cerita , bukan untuk menetapkan hukum syariat seperti halal dan haram dan bukan juga untuk menetapkan aqidah-aqidah (keimanan-keimanan)</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=48&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/11/48/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Thoharoh (bagian 2)</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/11/thoharoh-bagian-2/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/11/thoharoh-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 12:13:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Najis itu ada 3 (tiga) macam, yaitu: 1) Najis Mughaladzah ; 2) Najis Mukhafafah ; 3) Najis Mutawasithah. Najis Mughaladzah adalah najis yang diberatkan hukumnya. Seperti najis anjing dan babi beserta anak-anaknya. Atau salah satu darinya walaupun hewan tersebut kawin dengan hewan yang suci. Begitupula benda / barang yang keluar dari anjing atau babi seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=45&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Najis itu ada 3 (tiga) macam, yaitu: 1) Najis Mughaladzah ; 2) Najis Mukhafafah ; 3) Najis Mutawasithah.</p>
<p><strong>Najis Mughaladzah</strong> adalah najis yang diberatkan hukumnya. Seperti najis anjing dan babi beserta anak-anaknya. Atau salah satu darinya walaupun hewan tersebut kawin dengan hewan yang suci. Begitupula benda / barang yang keluar dari anjing atau babi seperti kotorannya atau ingusnya.</p>
<p><strong>Najis Mukhafafah</strong> artinya najis yang diringankan hukumnya. Contohnya adalah najis dari air kencingnya anak (bayi) laki-laki yang belum berumur 2 (dua) tahun dan bayi tersebut belum makan dengan makanan lain yang dapat menguatkan kecuali minum air susu ibunya.</p>
<p><strong>Najis mutawasithah</strong> artinya najis tengah-tengah antara najis mughaladzah dan mukhafafah. Maksudnya adalah najis biasa, yaitu selain yang termasuk diantara keduanya seperti, air kencing selain yang tersebut diatas, kotoran hewan selain anjing dan babi, dan lain sebagainya</p>
<p>(sumber; kitab assafinatunnaja)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=45&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/11/thoharoh-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang yang Bercahaya..</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/11/orang-yang-bercahaya/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/11/orang-yang-bercahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 06:37:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Falasifah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Barangsiapa bercahaya pada permulaannya, pasti bercahaya pula pada kesudahannya Jika dipermulaan engkau sudah menjaga hatimu dari debu-debu yang menutupnya, maka jalan menuju Allah terasa lapang. Mudah sekali mendpatkan petunjuk. Engkau pun mampu memandang hakikat. Yang mana orang awam tak akan mampu menangkap hakikat dibalik semua peristiwa. Sehingga engau selalu berbaik sangka kepada Allah. Oleh karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=41&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="text-align:center;"><strong><em>Barangsiapa bercahaya pada permulaannya, pasti bercahaya pula pada kesudahannya</em></strong></div>
<div>Jika dipermulaan engkau sudah menjaga hatimu dari debu-debu yang menutupnya, maka jalan menuju Allah terasa lapang. Mudah sekali mendpatkan petunjuk. Engkau pun mampu memandang hakikat. Yang mana orang awam tak akan mampu menangkap hakikat dibalik semua peristiwa. Sehingga engau selalu berbaik sangka kepada Allah.</div>
<div>Oleh karena itu perlu penjaga hati dari perasaan-perasaan tercela dan perbuatan yang kurang pantas menurut Allah. Dalam penjagaan hati, engkau mesti terus menerus tanpa kenal lelah untuk berbuat baik dan mendekatkan diri kepada-Nya</div>
<p>Jika dipermulaan engkau sudah menjaga hatimu dari debu-debu yang menutupnya, maka jalan menuju Allah terasa lapang. Mudah sekali mendpatkan petunjuk. Engkau pun mampu memandang hakikat. Yang mana orang awam tak akan mampu menangkap hakikat dibalik semua peristiwa. Sehingga engau selalu berbaik sangka kepada Allah.Oleh karena itu perlu penjaga hati dari perasaan-perasaan tercela dan perbuatan yang kurang pantas menurut Allah. Dalam penjagaan hati, engkau mesti terus menerus tanpa kenal lelah untuk berbuat baik dan mendekatkan diri kepada-Nya<br />
(Al-hikam, ibn Athaillah:56)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=41&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/11/orang-yang-bercahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Do&#8217;a Khotmil Qur&#8217;an</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/10/doa-khotmil-quran/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/10/doa-khotmil-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 05:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Ya Allah, kasih sayangilah kami dengan sebab Al-Qur&#8217;an ini &#8230; Jadikanlah Al-Qur&#8217;an bagi kami sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmah&#8230; Ya Allah, ingatkanlah kami apa-apa yang kami lupa dari AlQur&#8217;an yang telah Engkau jelaskan , dan ajarilah dari Al-Qur&#8217;an apa-apa yang belum kami ketahui&#8230; Dan karuniailah kami selalu sempat membaca Al-Qur&#8217;an pada malam dan siang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=34&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nurhusain.files.wordpress.com/2010/07/doa-khatmil-quran1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-36" title="doa khatmil qur'an" src="http://nurhusain.files.wordpress.com/2010/07/doa-khatmil-quran1.jpg?w=594" alt=""   /></a></p>
<p><em>Ya Allah, kasih sayangilah kami dengan sebab Al-Qur&#8217;an ini &#8230;<br />
</em></p>
<p><em>Jadikanlah Al-Qur&#8217;an bagi kami sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmah&#8230;</em></p>
<p><em>Ya Allah, ingatkanlah kami apa-apa yang kami lupa dari AlQur&#8217;an yang telah Engkau jelaskan , dan ajarilah dari Al-Qur&#8217;an apa-apa yang belum kami ketahui&#8230;</em></p>
<p><em>Dan karuniailah kami selalu sempat membaca Al-Qur&#8217;an pada malam dan siang hari<br />
</em></p>
<p><em>jadikanlah bagi kami Al-Qur&#8217;an sebagai hujjah, Ya Robbal &#8216;Alamiin..</em></p>
<p>(Do&#8217;a Khatmil Qur&#8217;an)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=34&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/10/doa-khotmil-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nurhusain.files.wordpress.com/2010/07/doa-khatmil-quran1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">doa khatmil qur&#039;an</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alam Ada Karena Ketetapan-Nya</title>
		<link>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/10/alam-ada-karena-ketetapan-nya/</link>
		<comments>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/10/alam-ada-karena-ketetapan-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 03:56:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nurhusain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Falasifah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurhusain.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Alam ini bisa tetap (kokoh) sebab ditetapkan oleh Allah, dan alam ini musnah (lenyap) sebab keesaan Allah Jika dilihat dari segi dzatnya, maka pada hakikatnya jagat raya ini tidak ada. Kemudian ia menjadi tampak setelah mendapat ketetapan Allah sehingga benda-benda menjadi maujud. Namun dengan keesaan Dzat Allah Yang Tiada Bersekutu dan Tiada Berbanding, akhirnya lenyaplah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=31&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><em>Alam ini bisa tetap (kokoh) sebab ditetapkan oleh Allah, dan alam ini musnah (lenyap) sebab keesaan Allah</em></strong></p>
<p style="text-align:left;">Jika dilihat dari segi dzatnya, maka pada hakikatnya jagat raya ini tidak ada. Kemudian ia menjadi tampak setelah mendapat ketetapan Allah sehingga benda-benda menjadi maujud. Namun dengan keesaan Dzat Allah Yang Tiada Bersekutu dan Tiada Berbanding, akhirnya lenyaplah segala apa yang ada di alam ini.</p>
<p style="text-align:left;">Adapun tentang hakikat Dzat Ketuhanan, maka sampai kapanpun tak akan ada yang dapat memakrifatinya (mengenalinya), bahkan memakrifati jiwanya sendiri dan juga benda-benda yang ada di hadapannya saja sampai saat ini belum ada seorangpun yang mampu melakukannya.</p>
<p style="text-align:left;">Maka orang arif berkata, bahwa <em>&#8220;Semua orang berpikir. Tapi tak seorangpun yang tahu sebenarnya tentang makna berpikir. Semua orang berjalan, tetapi tak seorangpun tahu tentang hakikat berjalan. Semua orang dapat melihat, tetapi tidak semua irang tahu bagaimana cara kerja syaraf mata sehingga dapat memindahkan gambar yang dilihat ke dalam akal. Dan tak ada yang tahu tentang bagaimana bekerjanya akal dalam menerima gambar itu&#8221;</em></p>
<p style="text-align:left;">Jika untuk menyikapi secara arif tentang benda-benda saja manusiapun tidak mampu, bagaimana jika ia memakrifati hakikat Dzat Tuhan Yang Maha Tinggi. Karena itu haruslah disadari akan kelemahan-kelemahan diri. Cobalah untuk merenungkan firman Allah,    <strong>&#8221; Allah tidak akan dapat dicapau oleh penglihatan-penglihatan dan Dia dapat mencapai penglihatan-penglihatan itu dan Dia adalah Maha Halus dan Maha Waspada&#8221; (QS Al-An&#8217;am:103)</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align:left;">(Intisari Al-Hikam ibn Atha&#8217;illah 217-218)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nurhusain.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nurhusain.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nurhusain.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nurhusain.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nurhusain.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nurhusain.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nurhusain.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nurhusain.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nurhusain.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nurhusain.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nurhusain.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nurhusain.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nurhusain.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nurhusain.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nurhusain.wordpress.com&amp;blog=14585078&amp;post=31&amp;subd=nurhusain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurhusain.wordpress.com/2010/07/10/alam-ada-karena-ketetapan-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/86773fd5052e00502f978eada29ed1b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nurhusain</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
